Penyebab Penjualan Renault Triber yang Makin Menurun

Pasar otomotif semakin dipenuhi dengan produsen dari berbagai negara. Baru-baru ini, Renault meluncurkan produk terbarunya untuk meramaikan pasar otomotif, yaitu Renault Triber. Sayangnya, belum banyak peminat yang membeli sehingga semakin hari penjualannya justru semakin menurun dan inilah penyebabnya.

Rintangan Besar yang Dialami Renault

Keinginan Renault dalam memasarkan mobil mereka di Asia-Pasifik mendapatkan rintangan yang cukup besar. Penjualannya pada semester I/ 2019 mengalami penurunan hingga 6,9 % dibanding tahun sebelumnya. Bukan saja masalah penjualan yang semakin merosot, ada petinggi Renault yang sedang mengalami masalah.

Carlos Ghosn, petinggi Renault sedang terlihat skandal pemalsuan laporan pendapatan dan penyalahgunaan aset bersama Graig Kelly, seorang Direktur Perseroan. Akibat kasus ini, ia terancam hukuman 10 tahun penjara dan denda maksimal 10 juta yen apabila memang terbukti bersalah.

Renggangnya Hubungan Renault dan Nissan

Skandal yang sedang melibatkan petinggi Renault ini membuat hubungan Renault dan Nissan sempat merenggang. Para petinggi Renault yang lain pun resah. Kedua perusahaan ini sepakat menyewa penyelidik independen untuk menyelesaikan kasus ini karena mereka mempertanyakan metode penyelidikan sebelumnya.

Sebelum bergabung dengan Renault, Ghosn berperan dalam menyelamatkan keuangan Michelin Brazil dari kebangkrutan. Pada tahun 1997-1999, Ghosn juga berhasil membangkitkan kondisi keuangan Renault yang sedang mengalami krisis. Kemudian, ia juga berhasil membentuk aliansi Renault dan Nissan pada tahun 1999.

Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi

Bukan hanya Nissan, Mitsubishi juga sempat mengalami kasus efisiensi bahan bakar pada tahun 2016. Akibat masalah ini, Mitsubishi pun terancam bangkrut karena penjualan yang semakin menurun. Di bawah pimpinan Ghosn, Nissan membeli saham Mitsubishi sebesar 34% dan sejak itulah terbentuk aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi.

Kerjasama yang dilakukan ini mampu menjual 10,6 juta unit mobil, bahkan bisa mengalahkan Toyota Motor dan Volkswagen Group. Berkat penjualan mobil Mitsubishi di Asia Tenggara serta Renault di Rusia dan Brazil membuat aliansi ini berhasil berada di peringkat kedua dalam penjualan mobil skala global.

Namun, meningkatnya penjualan yang dialami Mitsubishi dan Renault ini tidak diikuti oleh Nissan. Justru, penjualan Nissan di Amerika Serikat turun 6%. Skandal yang dialami Ghosn membuat aliansi ini goyah hingga membuat banyak proyek aliansi ini terhenti.

Aliansi yang Saling Bergantung

Meskipun aliansi ini sempat menghadapi masalah, tapi ketiganya sama-sama saling membutuhkan, terlebih dengan keberhasilan yang tercapai setelah aliansi ini terbentuk. Aliansi yang sudah terjalin sejak tahun 1999 ini pun berhasil menyelamatkan Nissan dan Mitsubishi dari kebangkrutan hingga kondisi keuangannya bisa stabil dan meraup untung. Begitu juga Renault yang mendapatkan keuntungan dalam melakukan ekspansi merebut pasar di Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Indonesia menjadi salah satu negara yang sulit ditaklukkan oleh Renault. Terbukti dengan gagalnya Renault Kwid yang kurang mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia. Kali ini, Renault akan menghadirkan produk terbarunya yang digadang-gadang dapat mengalahkan pabrikan Cina dan Jepang di segmen LMPV.

Mobil terbaru yang akan diluncurkan adalah Renault Triber. Dengan spesifikasi yang lebih unggul dan harga yang masih terjangkau, Renault optimis akan merebut hati masyarakat dan penjualan mobil pun bisa meningkat sesuai dengan harapan. Lalu, bagaimana nasib mobil terbaru Renault ini? Apakah mampu bersaing?

Itulah tadi informasi mengenai penyebab penjualan Renault Triber yang makin menurun. Berbagai upaya harus dilakukan Renault untuk memikat hati konsumen Indonesia. Tidak ada salahnya jika Anda mengenal mobil dengan spesifikasi yang tak kalah dengan mobil pabrikan Cina ataupun Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Motor Bermasalah Akibat Sering Pakai BBM Premium

Terlalu sering menggunakan bahan bakar minyak ( BBM) yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan membuat performa sepeda motor menjadi tak optimal. Bahkan, kendaraan itu menjadi lebih cepat bermasalah. “Biasanya, akan timbul asap putih dari knalpot dan suara mesin kurang halus, serta gejala-gejala mesin lainnya.” Gejala mesin yang dimaksud berupa akselerasi yang tak halus hingga berkurangnya tarikan […]